Rasulallah Saw Pernah Mencium tangan Orang ini

Rasulallah Saw Pernah Mencium tangan Orang ini

Jalak Ikal 22 September 0 komentar Read

infotrens-Kisah teladan kali ini adalah berkisah kan ketika Rasullah Saw pulang dari peperangan dengan melawan Romawi,yang pada saat itu kaum Romawi yang kerap memberikan ancaman kepada kaum muslimin pada saat itu.

Banyak sekali sahabat Rasulallah Saw yang ikut dalam peperangan melawan Romawi tersebut kecuali mereka yang lagi Udzur yang tidak ikut untuk berperang,ketika berada di sudut madinah Rasulallah Saw bertemu dengan sesorang dalam perjalanan nya tersebut,yang dimana ternyata orang tersebut adalah buruh tukang batu.

Ketika bertemu dengan orang tersebut,Rasulallah saw melihat tangan si buruh tukang batu itu melepuh terlihat merah kehitaman seperti terpanggang oleh api,

Lalu Rasulallah Saw bertanya kepada tukang batu tersebut "Kenapa tanganmu kasar sekali?"
lalu si tukang batu itupun menjawab " Ya Rasulallah,pekerjaan ini membelah batu tiap hari,dan belahan batu tersebut saya bawa kepasar dan saya menjual nya,lalu hasil dari menjual batu tersebut saya belikan untuk menafkahi keluarga saya,karena itulah kenapa tangan saya sekasar ini.

Rasulallah Saw adalah manusia yang paling mulia,tetapi ketika beliau melihat tangan si tukang batu tersebut,beliau mendekatinya lalu menggenggam tangan si tukang batu tersebut,lalu kemudian beliau mencium nya seraya bersabda

"Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada" (inilah tangan yang tidak akan di sentuh api neraka selama lamanya.

Rasulallah tidak pernah mencium baik itu seorang petinggi Quraisi atau raja pada saat itu sekalipun ataupun petinggi petinggi lain nya,ada dua orang yang pernah beliau cium tangan nya pada saat itu yaitu putrinya Fatimah Az-Zahra dan si tukang batu tadi,padahal tangan si tukang batu tersebut telapak tangan nya kasar,kafalan dan juga melepuh karena membelah batu tersebut.

Ada suatu kisah menceritakan ,Ada seorang laki laki yang melintas di depan Rasulallah Saw,orang tersebut di nilai orang yang giat dan tangkas dalam bekerja,lalu para sahabat berkata kepada Rasulallah Saw,"Ya Rasulallah andai bekerja seperti yang dilakukan orang itu dapat di golongkan jihad di jalan Allah (Fisabilillah),maka alangkah baik nya,Mendengar perkataan itu Rasulallah menjawab "Jika ia menghidupi anak anak nya yang masih kecil,maka itu fisabilillah,Kalau dia bekerja untuk menghidupi kedua orang tua nya yang lanjut usia itu fisabilillah,kalau dia bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri agar tidak meminta minta itu Fisabilillah"(HR Thabrani).

Posted by Jalak Ikal, Published at 22 September and have 0 komentar

I manage this blog and post tutorials related to Blogger, SEO, Software Tools, Windows, CSS and Social Media. Did you find this blog helpful? Please socialize with us !!


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar

* Silahkan Berkomentar Tetapi Sopan
* Jangan Meninggalkan Spam atau terkait lain nya
* Jangan Promosi